Sabtu, 05 Oktober 2013

SEGMENTASI PERILAKU KONSUMEN

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan karakteristik atau perlaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaaan antara pembeli di pasar.
Segmentasi pasar sangatlah penting didalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris – iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Segmentasi pasar sebagai suatu strategi perusahaan tidaklah semata – mata dilakukan dengan cara m,embedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru, tetapi di dasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen.
Definisi analisis pasar menurut beberapa ahli :
·         Swastha dan Handoko ( 1987 )
Segmentasi pasar merupakan suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen – segmen pasar tertentu yang di jadikan sasaran penjualan yang akan di capai dengan marketing mix.
·         Pride dan ferrel ( 1995 )
Segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen – segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli dan sebagai suatu proses pembelian pasar keseluruhan menjadi kelompok – kelompok pasar yang terdiri dari orang – orang yang secara relative memiliki kebutuhan produk yang serupa.
A.    SEGMENTASI PASAR DAN KEPUASAN KONSUMEN
Menurut Philip kotler ( 1997 ) kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja ( hasil ) suatu produk dengan harapannya.
Kepuasan konsumen terbagi menjadi dua :
1.      Kepuasan fungsional, merupakan kepuasan yang di peroleh dari fungsi atau pemakaian suatu produk . misalnya :  karena makan membuat perut kita menjadi kenyang .
2.      Kepuasan psikologikal, merupakan kepiuasan yang di peroleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misalnya : perasaan bangga karena mendapat pelayanan yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah.






B.     SEGMENTASI DAN PROFITABILITAS
Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.
Meningkatkan efisiensi proses produksi
Proses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya  biaya produksi, maka margin keuntungan juga semakin tinggi.
C.    PENGGUNAAN SEGMENTASI DALAM STRATEGI PEMASARAN
Agar segmentasi pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:
·         Measurable : ukuran, daya beli dan profit segmen harus dapat di ukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit di ukur.
·         Accessible : segmen pasar harus dapat di jangkau dan di layani secara efektif
·         Substantial : segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk di layani
·         Differentiable : segmen – segmen dapat di pisahkan secara konseptual dan menberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen – elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
·         Actionable : program yang efektif dapat di buat untuk menarik dan melayani segmen – segmen yang bersangkutan.
Langkah dalam mengembangkan segmentasi pemasaran :
1.      Mensegmen pasar menggunakan variabel – variabel permintaan, seperti kebutuhan konsumen, manfaat yang di cari dan situasi pemakaian.
2.      Mendeskripsikan segmen pasar yang diidentifikasikan dengan menggunakan variabel – variabel yang dapat membantu perusahaan memahami cara melayani kebutuhan konsumen tersebut dan cara berkomunikasi dengan konsumen.


http://www.slideshare.net/LiscaArdiwinata/rangkuman-segmentasi-pasar-dan-analisis-demografi

SEGMENTASI PERILAKU KONSUMEN

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan karakteristik atau perlaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaaan antara pembeli di pasar.
Segmentasi pasar sangatlah penting didalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris – iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Segmentasi pasar sebagai suatu strategi perusahaan tidaklah semata – mata dilakukan dengan cara m,embedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru, tetapi di dasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen.
Definisi analisis pasar menurut beberapa ahli :
·         Swastha dan Handoko ( 1987 )
Segmentasi pasar merupakan suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen – segmen pasar tertentu yang di jadikan sasaran penjualan yang akan di capai dengan marketing mix.
·         Pride dan ferrel ( 1995 )
Segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen – segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli dan sebagai suatu proses pembelian pasar keseluruhan menjadi kelompok – kelompok pasar yang terdiri dari orang – orang yang secara relative memiliki kebutuhan produk yang serupa.
A.    SEGMENTASI PASAR DAN KEPUASAN KONSUMEN
Menurut Philip kotler ( 1997 ) kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja ( hasil ) suatu produk dengan harapannya.
Kepuasan konsumen terbagi menjadi dua :
1.      Kepuasan fungsional, merupakan kepuasan yang di peroleh dari fungsi atau pemakaian suatu produk . misalnya :  karena makan membuat perut kita menjadi kenyang .
2.      Kepuasan psikologikal, merupakan kepiuasan yang di peroleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misalnya : perasaan bangga karena mendapat pelayanan yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah.






B.     SEGMENTASI DAN PROFITABILITAS
Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.
Meningkatkan efisiensi proses produksi
Proses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya  biaya produksi, maka margin keuntungan juga semakin tinggi.
C.    PENGGUNAAN SEGMENTASI DALAM STRATEGI PEMASARAN
Agar segmentasi pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:
·         Measurable : ukuran, daya beli dan profit segmen harus dapat di ukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit di ukur.
·         Accessible : segmen pasar harus dapat di jangkau dan di layani secara efektif
·         Substantial : segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk di layani
·         Differentiable : segmen – segmen dapat di pisahkan secara konseptual dan menberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen – elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
·         Actionable : program yang efektif dapat di buat untuk menarik dan melayani segmen – segmen yang bersangkutan.
Langkah dalam mengembangkan segmentasi pemasaran :
1.      Mensegmen pasar menggunakan variabel – variabel permintaan, seperti kebutuhan konsumen, manfaat yang di cari dan situasi pemakaian.
2.      Mendeskripsikan segmen pasar yang diidentifikasikan dengan menggunakan variabel – variabel yang dapat membantu perusahaan memahami cara melayani kebutuhan konsumen tersebut dan cara berkomunikasi dengan konsumen.


http://www.slideshare.net/LiscaArdiwinata/rangkuman-segmentasi-pasar-dan-analisis-demografi

SEGMENTASI PERILAKU KONSUMEN

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan karakteristik atau perlaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaaan antara pembeli di pasar.
Segmentasi pasar sangatlah penting didalam bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris – iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Segmentasi pasar sebagai suatu strategi perusahaan tidaklah semata – mata dilakukan dengan cara m,embedakan produk atau bahkan menciptakan produk baru, tetapi di dasarkan atas perbedaan minat dan kebutuhan konsumen.
Definisi analisis pasar menurut beberapa ahli :
·         Swastha dan Handoko ( 1987 )
Segmentasi pasar merupakan suatu tindakan membagi pasar menjadi segmen – segmen pasar tertentu yang di jadikan sasaran penjualan yang akan di capai dengan marketing mix.
·         Pride dan ferrel ( 1995 )
Segmentasi pasar adalah suatu proses membagi pasar ke dalam segmen – segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli dan sebagai suatu proses pembelian pasar keseluruhan menjadi kelompok – kelompok pasar yang terdiri dari orang – orang yang secara relative memiliki kebutuhan produk yang serupa.
A.    SEGMENTASI PASAR DAN KEPUASAN KONSUMEN
Menurut Philip kotler ( 1997 ) kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja ( hasil ) suatu produk dengan harapannya.
Kepuasan konsumen terbagi menjadi dua :
1.      Kepuasan fungsional, merupakan kepuasan yang di peroleh dari fungsi atau pemakaian suatu produk . misalnya :  karena makan membuat perut kita menjadi kenyang .
2.      Kepuasan psikologikal, merupakan kepiuasan yang di peroleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misalnya : perasaan bangga karena mendapat pelayanan yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah.






B.     SEGMENTASI DAN PROFITABILITAS
Profitabilitas adalah kemampuan perseroan untuk menghasilkan suatu keuntungan dan menyokong pertumbuhan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Profitabilitas perseroan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perseroan yang menunjukkan laporan hasil kinerja perseroan.
Meningkatkan efisiensi proses produksi
Proses produksi yang efisien akan menghasilkan penghematan. Semakin berhemat semakin rendah pula biaya produksi. Dengan semakin rendahnya  biaya produksi, maka margin keuntungan juga semakin tinggi.
C.    PENGGUNAAN SEGMENTASI DALAM STRATEGI PEMASARAN
Agar segmentasi pasar dapat bermanfaat maka harus memenuhi beberapa karakteristik:
·         Measurable : ukuran, daya beli dan profit segmen harus dapat di ukur meskipun ada beberapa variabel yang sulit di ukur.
·         Accessible : segmen pasar harus dapat di jangkau dan di layani secara efektif
·         Substantial : segmen pasar harus cukup besar dan menguntungkan untuk di layani
·         Differentiable : segmen – segmen dapat di pisahkan secara konseptual dan menberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen – elemen dan bauran pemasaran yang berbeda.
·         Actionable : program yang efektif dapat di buat untuk menarik dan melayani segmen – segmen yang bersangkutan.
Langkah dalam mengembangkan segmentasi pemasaran :
1.      Mensegmen pasar menggunakan variabel – variabel permintaan, seperti kebutuhan konsumen, manfaat yang di cari dan situasi pemakaian.
2.      Mendeskripsikan segmen pasar yang diidentifikasikan dengan menggunakan variabel – variabel yang dapat membantu perusahaan memahami cara melayani kebutuhan konsumen tersebut dan cara berkomunikasi dengan konsumen.


http://www.slideshare.net/LiscaArdiwinata/rangkuman-segmentasi-pasar-dan-analisis-demografi

Jumat, 04 Oktober 2013

PENDAHULUAN PERILAKU KONSUMEN

1.      PERILAKU KONSUMEN DAN CAKUPAN ILMU PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen adalah perilaku yang konsumen tujukan dalam mencari, menukar, menggunakan, menilai, mengatur barang atau jasa yang mereka anggap akan memuaskan kebutuhan mereka. Perilaku konsumen juga merupakan tindakan – tindakan yang di lakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan dan menggunakan barang – barang atau jasa ekonomi yang dapat di pengaruhi oleh lingkungan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN
·         Pengaruh lingkungan, terdiri dari kelas budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen yaitu memahami pengaruh lingkungan yang menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka.
·         Perbedaaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap dan kepribadian gaya hidup dan demografi. Perbedaan individu merupaka faktor internal yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku.
·         Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku.
KONSEP DASAR PERILAKU KONSUMEN
Perilaku konsumen akan di perlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian dan setelah pembelian. Pada tahan sebelum pembelian, konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahan pembelian konsumen akan melakukan pembelian produk dan pada tahap setelah pembelian konsumen melakukan konsumsi atau penggunaan produk, evaluasi kinerja produk dan akhirnya membuang produk setelah di gunakan. Konsumen dapat meerupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi. Dalam upaya untuk lebih memahami lebih konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan memenuhi keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu yaitu pengelompokan menurut geografi, demografi, psikografi dan perilaku.
2.      SIAPA SEBENARNYA KONSUMEN DAN APA CIRI – CIRI KONSUMEN
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup lain dan tidak untk di perdagangkan.

Adapun ciri – ciri konsumen, sebagai berikut :
·         Personal consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.
·         Organizational consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

3.      KEKUATAN UTAMA YANG DAPAT MEMPERTAJAM PENELITIAN TENTANG KONSUMEN
·         Pendekatan interpretif yaitu menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya.
·         Pendekatan tradisoional yaitu didasari pada teori dan metode ilmu psikologi, kognitif, sosial dan behaviorial serta ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan teori dan metode guna menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen.
·         Sains pemasaran yaitu didasari pada teori dan metode ilmu ekonomi dan statistika.




Senin, 17 Juni 2013

bantuan langsung sementara masyarakat

BANTUAN LANGSUNG SEMENTARA MASYARAKAT
Demi Mendapatkan BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat), Peternak Beramai-ramai Menjual Sapi. Rencana pemerintah memberikan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) menyusul rencana kenaikan harga BBM, langsung disikapi masyarakat kalangan peternak di Kabupaten Purbalingga. mereka secara beramai-ramai menjual ternak sapi yang dipeliharanya, agar bisa mendapat BLSM dari pemerintah.
Ternyata rencana pemerintah memberikan BLSM sebagai bentuk kompensasi kenaikan harga BBM, langsung disikapi peternak dengan menjual ternak sapinya. Akibat banyaknya peternak yang menjual ternak sapinya, data Sensus Pertanian 2013 menunjukkan angka mengejutkan. Dari hasil sensus bidang peternakan, populasi ternak sapi di Purbalingga turun drastis. Dari data itu, menunjukkan adanya penurunan angka yang drastis pada populasi sapi dan kerbau dibandingkan hasil pencatatan tahun 2011 lalu.
Hasil pencatatan sapi potong dan kerbau (PSPK) tahun 2011, di seluruh Kabupaten Purbalingga tercatat populasi sapi dan kerbau seanyak 17.534 ekor. Namun hasil sensus pertanian 2013, jumlah ini mengalami penurunan hingga 28,37 persen menjadi hanya tinggal 12.560 ekor. yang mengejutkan, ketika petugas sensus menanyakan alasan peternak tidak lagi memelihara ternak, ada beberapa peternak yang mengaku karena ingin memperoleh BLSM.

Para peternak mengaku khawatir tidak akan mendapat BLSM, bila kelak tercatat masih memiliki sapi atau kerbau. Hal ini karena harga sapi atau kerbau saat ini, sudah cukup tinggi. untuk harga sapi anakan berusia 3 bulan saja, bisa dihargai hingga Rp 5 juta. apalagi untuk sapi yang sudah dewasa. Namun dia mengakui, penurunan populasi ternak sapi potong dan kerbau ini, tidak hanya terjadi di Purbalingga. Di 35 kabupaten lain di Provinsi Jawa Tengah, juga mengalami penurunan populasi sapi. bahkan berdasarkan data yang dia peroleh, penurunan populasi sapi dan kerbau paling besar terjadi di Kota Surakarta, mencapai 66,88 persen. Sedangkan terendah di Kabupaten Banjarnegara, dengan penurunan hanya 13,95 persen. 
Dengan penurunan jumlah kerbau dan sapi sebanyak 26,33, Kabupaten Purbalingga termasuk yang melampaui rata-rata penurunan populasi sapi se-Jateng, 28, 37 persen.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/13/06/04/mnvmqh-ramairamai-jual-sapi-agar-dapat-blsm

Selasa, 04 Juni 2013

pengalaman terindah dengan alat transportasi


PENGALAMAN DENGAN ALAT TRANSPORTASI
Berlibur dan melancong adalah kegiatan yang menyenangkan dan banyak dinantikan. Pada saat musim liburan tiba, melancong ke seberang pulau menjadi pilihan saya. tentu saja pengalaman ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya karena selain menggunakan transportasi darat yaitu bus, juga menggunakan transportasi air yaitu dengan menggunakan kapal ferry. Kapal ferry adalah kapal yang digunakan untuk membawa atau menyeberangkan penumpang . tentu saja bus yang saya tumpangi juga masuk ke dalam  kapal ferry itu.
ketika dalam perjalanan air, saya sangat menikmatinya dengan melihat luasnya lautan bebas, ketika itu waktu menunjukkan pukul 05:30 pagi. Selain menikmati indahnya lautan bebas, saya juga menikmati terbitnya matahari dari atas kapal sambil menikmati secangkir kopi , lalu kemudian pada saat saya sedang menikmati indahnya lautan bebas disertai dengan terbitnya matahari , tiba-tiba ada seorang perempuan cantik menghampiri saya dengan sapaan suara yang menggetarkan jiwa, perempuan itu minta untuk di temani ngobrol sambil menikmati terbitnya matahari dan menjadi teman dalam seperjalanan perairan ini.
Setelah lama mengobrol diatas kapal tidak terasa kapal sudah hampir sampai ke dermaga, itu artinya perjalanan air pun segera usai dan ini menjadi pertemuan awal dan terakhir dengan perempuan cantik itu karena bus yang tadinya saya tumpangi berbeda dengan bus yang ditumpangi si perempuan cantik itu. Tetapi perempuan cantik itu sempat memberikan kepada saya nomor handphone agar tetap bisa berkomunikasi dan berharap  suatu saat nanti akan bertemu kembali . setelah usai melewati luasnya lautan bebas dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan bus , melewati jalan yang liku-liku, naik turun bukit disertai dengan pemandangan alam yang sangat indah dan mempesona adalah menjadi pembuka dalam perjalanan baru setelah sebelumnya menikmati lautan  bersama perempuan cantik itu. Setelah hampir delapan jam perjalanan, bus pun berhenti, bukan karena bus tersebut rusak atau mengalami hal-hal lain melainkan untuk beristirahat di sebuah restoran, ketika saya turun dari bus itu saya langsung menuju ke toilet restoran itu untuk mencuci muka, setelah keluar dari toilet lalu saya menuju ke restoran untuk memesan makanan, namun tidak di sangka dan tidak sengaja saya menabrak seseorang hingga orang itu marah karena memang salah saya jalan terlalu terburu-buru . akan tetapi orang yang tidak sengaja saya tabrak adalah si perempuan cantik teman seperjalanan waktu di kapal ferry , tentu saja saya sangat terkejut karena bisa bertemu lagi walaupun nantinya akan berpisah kembali. Disitulah kedua kalinya saya bertemu dengannya ,saya mengajaknya makan bersama ,setelah makan terdengar suara dari dalam bus bahwa perjalanan akan segera dilanjutkan . di tempat inilah benar-benar pertemuan saya dengan perempuan cantik itu untuk terakhir kali .
Setelah melewati perjalanan yang panjang, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan selanjutnya yang harus memakan waktu sekitar delapan jam lebih lagi, saya pun sempat menuliskan sepenggal puisi tentang pertemuan ini , sambil memikirkannya hingga saya tertidur . setelah bangun dari tidur rupanya tempat yang saya tuju tidak jauh lagi, saya pun bersiap-siap untuk turun dari bus itu. ini adalah pengalaman perjalanan yang terindah dan sangat berkesan bagi saya dengan menggunakan alat transportasi darat dan air yang saya tumpangi .

Minggu, 02 Juni 2013

strategi pertahanan pembangunan nasional


STRATEGI PERTAHANAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Pertahanan nasional adalah sebagai suatu kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman gangguan , hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun luar dan yang langsung maupun tidak langsung.
Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideology, politik, ekonomi, sosioal, budaya dan pertahanan keamanan, sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehodupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Untuk mewujudkan keberhasilan pertahanan nasional maka diperlukan suatu kehidupan sosial yang berbudaya, berbangsa dan bermayarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang.
Itulah strategi yang harus di tanamkan untuk keberlangsungan dalam pembangunan nasional. Diantaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional melalui forum-forum rekonsiliasi nasional , dialog nasional dll. Tujuannya adalah membangun saling pengertian , nurani kebangsaaan, reaktualisasi nilai-nilai budayaguna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.
Untuk mendukung semua itu semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggung jawab, rektualisasi tewujudnya budaya malu, kemandirian, keuletan dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaanyang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional.